LINTAS GAYO
Polisi Gayo Lues Ringkus Pria Bawa Ganja Dengan Sepmor 0

Polisi Gayo Lues Ringkus Pria Bawa Ganja Dengan Sepmor



Petugas Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Gayo Lues (Galus) mengamankan dua orang warga dari Kecamatan Pining di kabupaten tersebut.

Kedua warga itu ditangkap polisi karena terlibat dalam tindak pidana narkotika jenis ganja.

Kedua warga tersebut ditangkap di tempat terpisah, Sabtu (17/6/2023) sekitar pukul 13.30 WIB.


Tersangka pertama berinisial SK warga Pintu Rime Kabupaten Gayo Lues dan HM warga Desa Pertik Kecamatan Pining Kabupaten Gayo Lues.

Kapolres Gayo Lues AKBP Efrianza melalui Kasat Resnarkoba Iptu Teuku Nasli, Kamis (22/6/2023) kepada TribunGayo.com, mengatakan,  dua warga Pining ditangkap tim Opsnal Satresnarkoba Polres Galus, setelah petugas mendapat informasi dari masyarakat.

Kemudian polisi melakukan penyelidikan untuk memastikan informasi tersebut.


Polisi mendapati tersangka SK, sedang membawa ganja dengan mengendarai sepeda motor Honda Genio di sekitar wilayah Kecamatan Rikit Gaib.

Selanjutnya, petugas pun melakukan pengejaran terhadap tersangka SK.


Akhirnya tersangka pun berhasil ditangkap petugas di Desa Leme Kecamatan Blangkejeren, di lintasan Blangkejeren Takengon.

"Dari tersangka SK, petugas menemukan paket ganja dengan  berat 653 gram yang di bungkus dengan plastik warna hitam,” ujar Kasat Reserse Narkoba.

Petugas juga mengamankan satu paket kecil ganja dengan berat 32 gram yang di bungkus dengan plastik warna hitam di dalam tas pelaku.

Dikatakan, SK mengakui narkotika jenis ganja tersebut adalah miliknya yang diperoleh dari rekannya, berinisial HM warga Desa Pertik Kecamatan Pining.

Selanjutnya petugas berhasil menangkap tersangka HM di rumahnya di Kecamatan Pining.


"Kini kedua tersangka bersama barang bukti narkotika jenis ganja tersebut, telah diamankan di Mapolres Gayo Lues, untuk penyidikan lebih lanjut," sebutnya.(*)


Kontraktor di Gayo Lues Pertanyakan Uang Muka Proyek belum Cair, Begini Penjelasan Kepala DPKD 0

Kontraktor di Gayo Lues Pertanyakan Uang Muka Proyek belum Cair, Begini Penjelasan Kepala DPKD

 

Sejumlah rekanan atau kontraktor di kabupaten Gayo Lues mempertanyakan pencairan uang muka untuk pembayaran pengerjaan proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2023.

Kontraktor mengaku uang muka untuk proyek DAK di kabupaten tersebut masih belum cair.

Sehingga kini rekanan pun sangat mengeluh terhadap pemerintah daerah khususnya  pada Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah.

Beberapa kontraktor kepada TribunGayo,com, mengaku kontrak kerja sudah lama diteken dan sudah masuk kedinas pengelolaan keuangan daerah sejak sebulan lebih.

Namun hingga kini belum ada tanda-tanda uang muka tersebut akan dicairkan maupun dibayarkan oleh dinas terkait tersebut kepada rekanan.


Baca juga: Seorang Pria di Gayo Lues Diringkus Polisi Saat Bawa Ganja dengan Sepmor

"Sudah hampir dua bulan lebih kontrak kerja proyek DAK tahun anggaran 2023 diteken kontrak.

Berkas untuk pencairan uang muka pun sudah diajukan ke dinas pengelolaan keuangan daerah," kata kontraktor Khairul.

Khairul menyatakan, seharusnya begitu dilakukan diteken kontrak kerja  dan pencairan uang muka diajukan, dinas terkait melakukan pembayaran.

Sehingga pengerjaan proyek atau pembangunan di kabupaten Gayo Lues itu tidak terganggu dan telat dikerjakan nantinya.

Karena jangka waktu pengerjaan proyek pembangunan  itu pun terus berjalan.


"Di sini mulai timbul kecurigaan rekanan, kesannya pencairan dan pembayaran telat," ungkap Khairul.

Baca juga: 2 Warga Pining Gayo Lues yang Miliki Ganja Ditangkap Polisi

Tanggaoan DPKD

Secara terpisah, Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD) Gayo Lues, Muhtarudin, kepada Tribungayo.com,  mengaku, terkait pencairan dan pembayaran uang muka untuk proyek DAK, kini uangnya belum turun dari kantor KPPN Kutacane.